Jejak Kapitalisme di Indonesia
Kepentingan dasar yang melandasi lahirnya kepentingan-kepentingan lain yang dibawa manusia dalam kehidupan adalah ekonomi. Argumen konkrit yang dapat diuraikan adalah karena kepentingan ekonomi-lah, maka akan lahir kepentingan dalam hukum, politik, dan bahkan terwujudnya suatu peperangan. Kesemua itu akan bersumber pada kepentingan ekonomi.
Dalam tatanan kehidupan dan peradapan manusia, yakni di masa Yunani kuno telah terdapat pemikiran-pemikiran yang walaupun digolongkan kepada ilmu filsafat, sebenarnya mencerminkan sebuah pemikiran ekonomi yang hebat. Plato, Aristoteles, Xenophon adalah para filfasat yang sudah memasuki ranah pemikiran ekonomi yang bisa dinilai menggunakan segala kemampuan akal, pikiran dan “nurani”nya pada saat itu untuk merumuskan suatu filsafat yang menggambarkan secara normatif, bagaimana tatanan perekonomian sebenarnya.
Masa keemasan Islam juga sedikit banyak kurang dibedah tatanan perekonomiannya. Tatanan yang kompleks dalam bermasyarakat yang mengacu pada tatanan syariah mungkin tidak menonjol ke permukaan tatanan perekonomian Islam sebenarnya. Akibatnya adalah ekonomi Islam sedikit tenggelam dalam hamparan tatanan global syariah yang sangat kompleks dan sempurna dalam membangun masyakarat Islam pada saat itu.




